Cash Music, WordPress Untuk Musisi
Kalian tentu tau WordPress? Semacam aplikasi open source yang free dan terbuka untuk bikin blog dan bahkan beberapa orang menggunakan untuk membuat website dengan fungsi beragam diantaranya buat portfolio website, ecommerce website, portal, dan lain-lain. Karena fiturnya yang cukup mumpuni dan gratis untuk digunakan makan WordPress digunakan secara meluas di internet.
Cash Music adalah WordPress untuk musisi, atau dengan kata lain aplikasi open source yang ditujukan untuk musisi. Semacam platform untuk mendukung musisi mempublikasikan lagu mereka, dan membangun fan basenya.
What Wordpress did for bloggers, we’re doing for musicians. We’re building a free and open platform that’s available to all artists, designed in partnership with artists and labels.
Cash Music ini didukung oleh Mozilla WebFWD, yaitu open movement Mozilla untuk mendukung perkembangan solusi internet dengan teknologi open source. Dan sebagai Indonesia Scout for Mozilla WebFWD jadi saya ingin mengajak kalian untuk mencoba Cash Music buat kalian para musisi yang ingin mempublikasikan karyanya melalui internet. Tanpa panjang lebar ini dia sedikit informasi tentang Cash Music.
Cash Music adalah aplikasi web seperti WordPress dimana kalian harus memiliki hosting untuk menyimpan data website kalian. Biaya hosting termasuk domain mulai dari Rp 150.000 pertahun. Setelah memiliki hosting kalian harus melakukan setup di hosting tersebut yang caranya bisa mengikuti petunjuk disini.
Setelah setup ada 3 langkah dasar yang harus dilakukan untuk menyiapkan website kalian:
Setup service yang akan digunakan
Cash Music memiliki 4 built in services saat ini untuk mendukung website kalian. Diantaranya adalah:

Paypal, online payment system yang digunakan sebagai payment gateway orang yang akan membeli karya kalian. Setiap pembelian karya kalian akan langsung dideposit ke account Paypal kalian.
Mailchimp, email newsletter service ini digunakan untuk mengirimkan newsletter ke fans kalian yang sudah subscribe via form yang disediakan di website kalian. Layanan ini bisa digunakan untuk mengirimkan informasi seputar gigs, album release, dan lain-lain.
Amazon S3, cloud file hosting. Layanan ini bisa digunakan untuk menyimpan file-file lagu atau video kalian di cloud hosting. Perbedaannya menyimpan file di internal website adalah performance. Amazon S3 memang dihandle untuk menangani file dalam ukurang besar.
Twitter, social networking. Layanan ini bisa kalian gunakan untuk menampilkan tweet dari account kalian atau implementasi fungsi tweet untuk download lagu. Jadi tiap orang yang pengen download lagu harus ngetweet dulu baru bisa download.
Upload assets file ke website
Assets file ini bisa berupa video, artwork, atau audio file yang umumnya berformat mp3. Assets file ini nantinya bisa digunakan untuk dijual, tweet untuk download, subscribe untuk download, atau streaming langsung dari website kalian.
Setup Element Website
Setelah service dan assets file udah siap, maka kalian tinggal mengaktifkan element website untuk kalian tampilkan di website. Element ini berupa widget yang akan ditampilkan di website kalian. Beberapa element yang bisa digunakan di website bisa kalian lihat dari gambar berikut:

Mungkin itu beberapa informasi singkat tentang open platform Cash Music. Belum bisa menulis banyak karena saya juga belum banyak explore dengan platform ini. Mungkin nanti saya akan menulis blog post lainnya tentang platform ini setelah ada musisi yang saya banti menggunakan platoform ini. Kalian pengen tau lebih jauh tentang platform ini bisa langsung ke websitenya di http://cashmusic.org.
Saya memang cuma penikmat musik, tapi karena saya menikmati musik makanya saya ingin mendukung teman-teman yang membuat musik, salah satunya mungkin dengan membantu kalian menggunakan platform ini. Kalau ada yang ingin ditanyakan feel free to come di basecamp kita HackerspaceBDG atau mention via Twitter di @tyohan.