First day: Helsinki, ibukota negara yang tenang

Hari pertama di Helsinki sangat berbeda buat kita anak-anak @BlaastDevID yang ikut dalam #eurotrip kali ini. Kehidupan kota yang sangat kontrast bila dibandingkan dengan Bandung, apalagi Jakarta. Helsinki sangatlah tenang, rapi, dan semuanya tampak teratur dengan baik,

Setelah checkin di Hotel Finn kita jalan kaki ke pantai untuk sarapan. Cuaca yang sangat kebetulan, matahari bersinar cerah setelah beberapa hari belakangan selalu hujan. Tapi walaupun cerah, kita masih butuh adaptasi dengan suhu udara yang berada di kisaran 8-9 celcius. Kita sarapan di Cafe Carausel yang lokasinya sangat menarik karena berada di pinggir pantai.

Beres sarapan kita kembali ke hotel sambil berjalan kaki tapi mencoba berkeliling kota Helsinki untuk melihat-lihat taman dan bangunan yang tampak menarik di musim gugur saat ini. Taman kota yang sangat rapi sepertinya sangat menarik di musim panas, tapi di musim gugur seperti sekarang juga cukup menarik.

Setelah puas melihat taman kota sebenarnya, yang tidak bisa kita temukan Indonesia akhirnya kita kembali ke hotel. Sambil berjalan kaki ke hotel yang membutuhkan waktu sekitar 20 menit, anak-anak @BlaastDevID sangat menikmati arsitektur dan tata kota yang ditata dengan sangat baik. Bahkan sangat jarang kita temukan bilboard besar yang merusak pemandangan kota. Menurut Martti, salah satu teman kami yang tinggal di Helsinki, segala sesuatu yang ingin di bangun di kota harus melalui approval arsitektur kota yang memang dipegang oleh arsitek beneran, bukan pegawai negeri yang mungkin cukup diberi amplop langsung bisa ngasih ijin membangun.

Kota yang merupakan termahal ke 7 biaya hidupnya di dunia ini sepertinya sangat aman, hampir seperti di Singapura. Tapi sangat jarang imigran di Helsinki, sehingga mereka tampaknya sangat percaya satu sama lain. Bahkan naik trem pun tidak memiliki petugas untuk menagih ongkos, tapi kita harus beli via sms atau dengan pass card yang bisa digunakan di dalam trem. Bahkan misalnya kita curang, bisa aja kita naik gratis tampa bayar. Satu lagi yang menarik, Helsinki adalah kota yang sangat bike friendly. Bike lane ada dimana-mana, parkir sepeda bisa dimana aja tanpa khawatir ada satpam yang menegur dan meminta untuk parkir di basement. Dan bahkan orang-orang di Helsinki bersepeda sambil menggunakan jas, high heels, atau pakaian kantor mereka.

Mungkin segitu dulu cerita aktifitas siang hari di Helsinki. Di post berikutnya saya akan cerita tentang pengalaman kita berlayar ke pulau kecil di Helsinki yang merupakan bekas benteng pertahanan Finlandia.