Tanggal 21 Juni 2013 nanti ThinkRooms bekerja sama dengan Siete Cafe akan mengadakan acara Music.NET, music meet internet & game yaitu sebuah acara musik yang dikombinasikan dengan teknologi internet dan game.
Di Music.NET pertama ini performer yang diajak adalah teman-teman pengguna…
June 2013
2 posts
May 2013
4 posts
Dua film hari ini tuh malah bikin yakin bahwa perjodohan atau pencomblangan tuh sebenarnya ga menarik, karena apa yg dicoba dilakukan itu seperti rekayasa hidup.
Relationship yang menurut saya bisa lebih dinikmati tuh kalau pasangan dari awalnya pertemanan karena awalnya kita udah teman which is dari awal kita dah nyaman buat bareng, jadinya mungkin ga terlalu banyak surprise yang ga kita suka.
Atau relationship by accidentally met seperti cerita 2 film siang ini. Satu film mandarin the law of attraction yang cewek security checkin di airport selama 3 tahun merhatiin cowok yang rutin terbang tiap selasa. Sampai ada satu kejadian yg akhirnya bisa membuat mereka kenal satu sama lain. dan si cewek yakin bahwa kesempatan itu memang pasti ada.
Film satu lagi ya before sunrise, ya yg barusan diputar sih sequelnya before sunset yang ketemu di kereta. Walaupun akhirnya ya ga bareng tapi ternyata yang mereka jalani sekarang justru ga senyaman yang mereka pengen. Justru semalam mereka bareng itu lebih nyaman dibanding 1000 malam mereka bareng yang lain.
Kayaknya rame aja kalau sesuatu tuh dimulai dengan pertemuan yg ga disengaja. Karena ya saya ya percayanya ga ada yg sengaja sebenarnya di hidup ini. Semuanya udah diatur buat kebaikan kita, baik yang cuma sekedar singgah atau yang bareng ma kita sampai nanti entah kapan.
Selamat hari minggu teman-teman, GBU all. – Read on Path.
March 2013
1 post
February 2013
4 posts
January 2013
6 posts
Sometimes it’s better to switch your current DNS settings using Google DNS server. As you know Google provide public DNS server using ip address 8.8.8.8 and 8.8.4.4. On OSX there is no GUI to change these DNS server if you use iPhone USB tethering. But using this command on terminal you can force your iPhone USB tethering to use Google DNS.
Type this command below to change your iPhone USB tethering using Google DNS
sudo networksetup -setdnsservers “iPhone USB” 8.8.8.8, 8.8.4.4
September 2012
1 post
Akhirnya kembali lagi ke realita dan rutinitas setelah trip selama 10 hari ke Bali, Pulau Komodo, dan Gili. Trip menyenangkan bersama 9 orang lainnya. Tulisan ini mencoba merangkum cerita perjalanan selama 10 hari yang penuh dengan kejutan dan diluar yang kita bayangkan sebelum perjalanan ini dimulai.
Dimulai dari Bandung, saya menggunakan AirAsia untuk terbang ke Bali tanggal 28 Agustus 2012 jam 10 pagi. Karena teman-teman yang lain dari Jakarta jadi saya sendiri dari Bandung dan bakal bertemu rombongan di Bali sore harinya. Sampai di Bali pukul 1 waktu setempat ternyata Intan sudah tiba duluan dari Jakarta. Dia tidak ikut rombongan karena dia ikut trip ini belakangan jadi beli tiket terpisah.
Sampai di Bali kita langsung ke daerah Kuta Double Six dan berencana makan siang di Warung Tekor. Seperti biasa kalau ke Bali biasanya jalan dikit keluar biar bisa dapat taksi Bluebird karena taksi biasa tidak boleh untuk mengambil penumpang di area bandara.
Setelah menikmati makan siang di Warung Tekor, kita ingin menghabiskan waktu di pantai sambil menunggu rombongan lainnya. Akhirnya kita jalan kaki ke La Plancha, sebuah cafe di pinggir pantai double six dimana kita bisa bersantai di pinggir pantai dengan duduk di beans bag yang bertebaran di depan cafe La Plancha. The best part dari cafe ini adalah view, beans bag, dan harga yang relatif murah. Minuman harganya mulai dari Rp 10.000,-.
![]()
Akhirnya teman-teman rombongan sampai juga dan mereka menjemput kita dengan mobil yang udah disewa sebelumnya dan langsung menuju tempat makan sebelum lanjut ke Padang Bay.
Kita makan malam di Warung ML alias Mbak Limbok, jl. Dewi Sri. Jualannya ayam dan nasinya ‘unlimited’ jadi kita makan sepuasnya. Yang paling nendang tuh sambelnya yang bikin anak-anak pada keringatan ngunyah ayam.
Beres makan lanjutlah kita ke Pelabuhan Padang Bay, tempat menyebrang dari Pulau Bali ke Pulau Lombok dengan menempuh perjalanan 1,5 jam. Sampai disana kami menunggu ferry yang akan berangkat pukul 23.00. Tiket penyebrangan ferry ini adalah Rp 23.000,- untuk anak kecil, dan Rp 36.000,-. Jangan khawatir ketinggalan ferry karena ferry ada setiap jam jadi kapapun kalian bisa nyebrang dari Bali ke Gili.
Kalau yang sering jalan pasti sudah tau trik menghemat biaya penginapan yaitu ambil perjalanan panjang pada malam hari jadi kalian bisa tidur dalam perjalanan. Penyebrangan selama kurang lebih 5 jam seperti kebiasaan saya dalam perjalanan panjang adalah tidur untuk menghemat tenaga dan bisa lebih fit sesampainya di tujuan.
Ferry-nya cukup bersih dan walaupun tidak ada tempat tidur khusus, tapi kita bisa beristirahat di kursi yang disediakan. Kalau sedang sepi silakan aja tidur di kursi panjang sehingga tidak ada bedanya kalian ketiduran di sofa depan tv, walau mungkin kursi panjang ini tidak seempuk sofa di rumah kalian.
![]()
Foto oleh @nathaliezileta
Setelah ferry mulai jalan, akhirnya saya langsung memutuskan untuk tidur selama 5 jam kedepan hingga tiba di Pelabuhan Lembar. Cerita perjalanan dengan Bus dari Mataram ke Bima akan saya sambung di tulisan berikutnya.
